Minggu, 06 November 2011

Beberapa istilah penting yang harus diketahui dalam berfilsafat administrasi



Administrasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari (tentunya dikalangan pekerja) memiliki arti tersendiri terutama bagi yang tidak hanya sekedar menjalani tetapi lebih kepada mencoba menyadari dan mengerti. Berikut penulis mencoba untuk membagi pengetahuannya.

Dalam berfilsafat administrasi tentunya memiliki kata-kata khusus yang menjadi ciri khas administrasi (terlebih filsafat) itu sendiri, yaitu:

1. Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 2 kata, yaitu Philos dan Sophia. Philos biasanya diterjemahkan dengan istilah gemar, senang, atau cinta. Sophia dapat diartikan kebijaksanaan dan kearifan. Menilik daripada terminologi filsafat itu sendiri maka dapatlah ditarik pengertian bahwa filsafat adalah berusaha untuk mengetahui tentang sesuatu dengan sedemikian dalamnya, baik mengenai hakikat, fungsinya, ciri-cirinya, kegunaannya, masalah-masalahnya, serta pemecahan-pemecahan terhadap masalah-masalah itu sendiri.

2. Administrasi
Administrasi secara lumrahnya dimengerti sebagai keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan pada rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah disepakati sebelumnya. Menilik dari definisi diatas maka administrasi memiliki beberapa interpretasi, yaitu:
a. Administrasi sebagai seni adalah suatu proses yang diketahui hanya permulaannya saja sedangkan akhirnya tidak diketahui. Dengan demikian maka administrasi menjadi suatu proses pelaksanaan kegiatan-kegiatan tertentu yang dimulai sejak adanya dua orang yang bersepakat untuk bekerja sama dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Administrasi sebagai seni merupakan suatu fenomena sosial.
b. Administrasi mempunyai unsur-unsur tertentu, yaitu adanya dua manusia atau lebih, adanya tujuan yang hendak dicapai, adanya tugas-tugas yang harus dilaksanakan, adanya peralatan dan perlengkapan (termasuk pula waktu, tempat, peralatan materi serta sarana lainnya) untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut.
c. Administrasi sebagai proses kerja timbul bersama-sama dengan peradaban manusia. Telah disebut diatas bahwa proses adalah sesuatu yang diketahui permulaannya akan tetapi akhirnya tidak diketahui. Dengan demikian administrasi adalah suatu proses pelaksanaan kegiatan-kegiatan tertentu yang dimulai sejak adanya dua orang yang bersepakat untuk bekerja bersama untuk mencapau tujuan tertentu pula. Berakhirnya proses tersebut tidak diketahui karena bila kedua orang itu akan memutuskan untuk tidak bekerja sama lagi tidak ada yang mengetahui, bahkan bisa jadi mereka sendiri pun tidak mengetahuinya. Di dalam administrasi terdapat beberapa unsur, yaitu:
a. Dua orang atau lebih.
 Unsur manusia diperlukan lebih dari satu orang karena seseorang tidak dapat bekerja sama dengan dirinya sendiri.
b. Tujuan.
Tujuan yang hendak dicapai dapat ditentukan oleh:
i. Semua orang yang langsung terlibat dalam proses administrasi itu.
ii. Hanya sebagian orang.
iii. Hanya seorang saja (tetapi sangat mustahil apabila orang lain yang menentukan tujuan yang hendak dicapai)
c. Tugas dan pelaksanaannya Berbicara mengenai tugas yang hendak dilaksanakan, kebanyakan orang beranggapan bahwa proses administrasi timbul saat ada kerja sama.
Tidaklah demikian apabila unsur diterima sebagai bagian mutlak dari sesuatu, maka akan segera terlihat bahwa kerja sama bukan merupakan unsur administrasi melainkan suatu kondisi ideal yang artinya perlu ditekankan bahwa pencapaian tujuan akan lebih efisien dan ekonomis apabila semua orang yang terlibat mau bekerja sama satu sama lain. Kerja sama pun dapat dibagi menjadi 2, yaitu:
i. Kerja sama yang ikhlas dan sukarela (Voluntary Cooperation),
ii. Kerja sama yang dipaksakan (compulsory atau antagonistic cooperation d. Sarana dan prasarana tertentu Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam suatu proses administrasi tergantung dari beberapa faktor seperti:
i. Jumlah orang yang terlibat dalam proses itu 
ii. Sifat tujuan yang hendak dicapai
iii. Ruang lingkup serta aneka ragamnya tugas yang hendak dijalankan, dan
iv. Sifat kerja sama yang dapat diciptakan dan dikembangkan.

3. Manajemen Manajemen dapat didefinisikan dari dua sudut pandang, yaitu sebagai proses penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam rangka penerapan tujuan dan sebagai kemampuan atau keterampilan orang yang menduduki jabatan manajerial untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa manajemen merupakan inti dari administrasi karena memang manajemen merupakan alat pelaksana utama administrasi.

4. Kepemimpinan (Leadership) Kepemimpinan merupakan inti dari manajemen. Memang demikianlah halnya karena kepemimpinan merupakan "motor atau daya penggerak semua sumber-sumber dan alat-alat (resources) yang tersedia bagi suatu organisasi".

5. Human Relations Human realtions adalah keseluruhan rangkaian hubungan, baik yang bersifat formal maupun informal, antara atasan dengan bawahan, atasan dengan atasan, serta bawahan dengan bawahan yang lain yang harus dibina dan dipelihara sedemikian rupa sehingga tercipta suatu teamwork dan suasana kerja yang serasi dan harmonis dalam rangka pencapaian tujuan.
6. Organisasi Organisasi dalam manajemen diartikan sebagai setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang terdapat seorang/berupa orang yang disebut atasan dan seorang/sekelompok orang yang disebut bawahan. Definisi ini menunjukkan:
a. Organisasi sebagai wadah di mana kegiatan-kegiatan administrasi dijalankan.
b. Organisasi sebagai rangkaian hierarki dan interaksi antara orang-orang dalam suatu ikatan formal. 

 7. Administrasi Negara Dari segi perkembangannya, administrasi dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu sebagai berikut: 
a. Administrasi Negara (Public Administration)
Administrasi negara secara singkat dan sederhana dapat didefinisikan sebagai keseluruhan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh apartur pemerintah dari suatu negara dalam usaha mencapai tujuan negara.
b. Administrasi Privat (Private Administration)

8. Administrasi Niaga Karena sebagian besar kegiatan dalam bidang Administrasi Privat dilakukan oleh sektor keniagaan, dalam karya tulis ini klarifikasi yang disoroti terbatas pada:
a. Administrasi Negara, dan
b. Administrasi Niaga. Administrasi Niaga dapat didefinisikan sebagai: keseluruhab kegiatan organisasi, mulai dari produksi barang dan/atau jasa sampai tibanya barang atau jasa tersebut di tangan konsumen.

9. Manusia Manusia sebagai makhluk termulia dimuka bumi tentunya memiliki daya untuk menjadi semakin cerdas. Kecerdasan yang semakin meningkat itu menyebabkan manusia telah dijuluki dengan berbagai predikat, seperti homo faber, homo sapiens, zoon politicon, dan homo ekonomikus. Tetapi sekarang manusia layaklah dikatakan homo administraticus juga organization man. Manusia juga memiliki naluri bermasyarakat, naluri berorganisasi, dan ketidakmampuan untuk memenuhi seluruh kebutuhannya sendiri yang tentunya semakin kompleks. Itu sebabnya, apabila berfilsafat administrasi maka fokus analisisnya harus bertitik tolak dan berorientasi dari manusia karena seluruh proses administrasi dimulai oleh manusia, dimaksudkan untuk kepentingan manusia, dan diakhiri pula oleh manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar